Skip to main content

Resep Choipan Khas Singkawang Yang Menawan

Hola Sahabat BagiRecipes..!

Bagaimana kabarnya, kita doákan semoga bunda-bunda sahabat BagiRecipes dalam keadaan sehat jasamani dan rohani ya, aamiin

Siang ini BagiRecipes akan berbagi resep dari makanan tradisional, pecinta kuliner pasti udah pada kenal ni gak bakal asing lagi dengan yang namanya choipan

Nah kalo udah cinta pasti ketagihan kan bun? Daripada hanya suka makan dan moto saja mending kita coba bun bikin sendiri kan lebih enak.

Indonesia ini sangat subur tanahnya sehingga berbagai jenis tumbuhan rempah-rempah bisa tumbuh dengan baik seperti halnya yang sudah lama dikenal cengkeh, kayu manis

lada dan pala ini cukup populer di indonesia, nah oleh sebab itulah negara kita banyak dikunjungi oleh negara asing untuk perdagangan rempah-rempah. Disanalah mulai masuk makanan asing ke indonesia yang dibawa oleh orang asing

Choipan sebenarnya lebih terkenal berasal dari provinsi kalimantan barat yakni kota singkawang choipan ini merupakan salah satu andalan makanan kota tersebut, bahkan choipan ini sempat di masukkan kedalam sebuah film nasional lo bun.

Choipan ini awalnya bermula dari kedatangan komunitas tionghoa di daerah tersebut

Kota singkawang mempunyai julukan sebagai kota seribu kelenteng karena jika bunda berkunjung ke kota singkawang ini maka sepanjang perjalanan akan banyak disambut oleh klenteng yang berjajar dengan berbagai ukuran. Selain itu kota singkawang juga pernaha dijuluki "KOTA AMOI" sebab disana ternyata banyak gadis cantik keturunan tionghoa bun.

Secara garis besar kota ini kebanyakan penduduk tionghoa. Nah choipan ini sebenrnya berasal dari 2 kata yatiu "choi dan pan", artinya sayur dan kue. Meskipun makanan ini memiliki berbagai macam bentuk namun jajanan kota singkawang ini sama-sama mempunyai kulit yang agak kenyal karena bahan dasarnya terbuat dari tepung sagu dan tepung beras dan didalmnya diisi le bengkoagn dan dicampur dengan daun kucai dan ebi.

Aduh jadi cerita sejarah deh bun, tapi lumayan lah nambah ilmu kan?

Langsung aza ke dapur yuk bun..

    Bahan Kulit :

  • 200 gram - tepung beras
  • 50 gram - tepung tapioka/kanji
  • 1 sendok teh - garam dapur
  • 2 sendok makan - minyak sayur
  • 700 mili - air

    Bahan Isinya :

  • 1 Kilo Bengkoang (iris sebesar korek api dan tumis hingga layu)
  • Ebi/udang rebon ( cincang )
  • Bawang putih goreng
  • Garam dan Gula
  • Merica bubuk
  • Minya sayur

    Bahan Toping :

  • 2 bonggol bawangputih
  • minyak sayur

Note :

Ambil daun pisang sebagai alas untuk mengukus 

    Cara Memasak :

  1. Aduklah bahan tepung tapioka, tepung beras dan air secara merata kedalam wadah sambil tambahkan garam dan minyak tersebut
  2. Panaskan teflon dengan api kecil, lalu masukkan adonan diatas sedikit demi sedikit sambil adonan diaduk-aduk sampai kalis.
  3. Jika adonan sudah menyatu atau menggumpal angkat dan masukkan kedalam wadah atau bisa juga kedalam loyang.
  4. Uleni adonan tersebut hingga kali dan mudah dibentuk, jika panas bisa menggunakan plastik, jika adonan susah dibentuk bunda bisa menambahkan tepung.
  5. Setelah itu ambil adonan secukupnya dan beri masukkan bahan isinya yang sudah disiapkan tadi sesuai selere dan bentuk sesuai contoh.
  6. Sambil menunggu cetak adonan, siapkan loyang dan diatasnya  memakai daun pisang dan jika sudah siap masukkan lalu kukus selama kurang lebih 15 menit.
  7. Setelah matang angkat dan taburi minyak bawang dan choipan pun siap dihidangkan

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->